Misteri Gedung Menara Saidah

Gedung bergaya Romawi lengkap dengan patung Julius Caesar di dalamnya memang sudah lama dibiarkan kosong begitu saja sejak tahun 2009. Berikut pembahasan misteri gedung menara saidah.

Pada tahun 2001, Menara Saidah diresmikan dan dibuka untuk berbisnis. Diketahui puluhan tenant menempati kantor tersebut dan bahkan seluruh lantai nyaris terisi penuh. Namun entah bagaimana awalnya dan siapa yang memulai, di tahun 2007 satu per satu perusahaan mulai pindah dan meninggalkan Menara Saidah.

Misteri gedung menara saidah

Fakta Menara Saidah
1. Fakta Menara Saidah yang pertama ialah terkait dengan waktu pembangunannya. Mulai dibangun pada 1995 dan selesai pada 1998. Kontraktor pembangunan ialah PT. Hutama Karya.
2. Biaya pembangunan menara Saidah yang berusia lebih dari 25 tahun ini mencapai Rp 50 miliar. Pada tahun 1998, nilai Rp 50 miliar sangat luar biasa.
3. Menara Saidah sebelumnya bernama Gracindo, lalu diubah namanya sesuai dengan nama pemiliknya yaitu Saidah Abu Bakar Ibrahim yang merupakan mertua dari artis Inneke Koesherawati.
4. Bangunan yang awalnya dinamai Gracindo ini merupakan gedung pencakar langit pertama yang dibangun oleh PT. Hutama Karya. Ketika gedung tersebut dilelang, kepemilikan jatuh ke tangan keluarga Saidah, dan karena itulah namanya berubah. Ketika sudah jatuh ke tangan keluarga Saidah, gedung mengalami renovasi dan jumlah lantai bertambah dari yang awalnya hanya 15 lantai menjadi 30 lantai.
5. Penyewa pertama menara saidah adalah PT. Mustika Ratu, atas nama Mooryati Soedibyo. Gedung yang berlokasi di Jalan Letjen MT. Haryono ini pernah menjadi kantor Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia dan pernah juga menjadi kantor Sekretariat Panitia Pemilihan Umum (PPU) tahun 1999.

Pada tahun 2009 sudah tak ada lagi perusahaan yang menempati Menara Saidah dan gedung tersebut akhirnya ditutup hingga kini yang menyimpan cerita misteri gedung menara saidah.

Isu konstruksi Gedung miring
Perginya tenant dari Menara Saidah ternyata disebabkan oleh isu konstruksi gedung yang miring. Beberapa perusahaan mengaku takut sewaktu-waktu gedung roboh karena dikabarkan konstruksinya yang miring.

Hal ini dibantah oleh kontraktor Menara Saidah. Menurut kontraktor, keadaan konstruksi gedung Menara Saidah dalam keadaan baik-baik saja dan tidak miring seperti kabar yang beredar di masyarakat.

Full Video klik disini

Loak-in
Logo
Reset Password
Shopping cart