Politisi dan Konglomerat di Pusaran Bisnis PCR

Di tengah pendapat masyarakat akan harga tes usap PCR yang dirasa terlalu mahal, laboratorium tes ternyata dimiliki sejumlah nama besar.

Di tengah keluhan masyarakat akan harga tes usap polymerase chain reaction (PCR) yang terlalu mahal, laboratorium tes PCR ternyata dimiliki sejumlah politikus dan konglomerat.

Berikut nama-nama Politisi dan konglomerat yang ada di pusaran bisnis PCR:

Luhut Binsar Pandjaitan

Dua perusahaan yang terafiliasi dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, yaitu PT Toba Sejahtra dan PT Toba Bumi Energi tercatat sebagai pemilik saham GSI Lab di bawah PT Genomik Solidaritas Indonesia yang didirikan pada April 2020 dan beroperasi Agustus 2020.

Garibaldi Thohir

Yayasan Adaro, organisasi nirlaba di bawah PT Adaro Energy Tbk mengantongi 6,18 persen saham GSI Lab.  Di Adaro, Garibaldi Thohir—kakak Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir—duduk sebagai presiden direktur.

Arsjad Rasjid

Yayasan Indika untuk Indonesia milik PT Indika Energy Tbk yang dipimpin Ketua Kamar Dagang Umum dan Industri Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid diketahui memiliki saham mayoritas Genomik (GSI Lab).

Patrick Sugito Walujo dan Glenn Timothy Sugita

Pemilik lain Genomik terlacak melalui investasi Yayasan Northstar Bhakti Persada. Berdasarkan akta, Patrick Sugito Walujo dan Glenn Timothy Sugita menjadi pendiri dan pembina yayasan itu. Keduanya berkongsi membentuk firma investasi di Singapura, Northstar Group.

Enggartiasto Lukita

Bekas Menteri Perdagangan ini disebut sebagai pendiri perusahaan PT Inti Bios Persada Sejahtera, yang mengoperasikan laboratorium tes PCR dengan bendera Intibios Lab & Klinik yang beroperasi sejak Agustus 2020.

Lusyani Suwandi

Kader Partai NasDem ini menjabat Direktur PT Hamera Sarana Indonesia, yang mengendalikan Hamera Laboratorium di Cilincing, Jakarta Utara. Lusyani membenamkan modal Rp 9,9 miliar dan menguasai 99 persen saham perseroan.

Jack Budiman

PT Budimanmaju Megah Farmasi, yang sejak 2020 mengoperasikan jaringan laboratorium tes PCR dengan bendera Bumame Farmasi. Perusahaan itu kini mengelola 39 lokasi PCR di Jakarta dan sekitarnya, Bandung, Surabaya, dan Palembang. Mayoritas saham PT Budimanmaju dikempit PT Bumame Jakarta Indonesia di mana Jack Budiman sebagai pemegang saham mayoritas.

INGE KLARA | SUMBER: MAJALAH TEMPO

Loak-in
Logo
Reset Password
Shopping cart